Di Asia Tenggara, Bahasa Inggris dikenal sebagai prioritas utama baik oleh pembuat kebijakan pendidikan di tingkat pemerintah juga oleh para orangtua sebagai investasi masa depan anaknya. Namun, kebutuhan ini sering kali mendahului kebutuhan utama yang menunjang pengajaran bahasa Inggris yang utama.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 7 - 9 Maret 2007, kami menyelenggarakan seminar regional dengan titel Primary Innovations untuk menelaah keadaan ini dan menemukan cara-cara untuk memfasilitasi dan mendukung pengajaran bahasa Inggris di tingkat SD di Asia Tenggara. Tujuan seminar ini adalah untuk memastikan keefektifan tujuan jangka panjang pengajaran bahasa Inggris di sekolah-sekolah dasar.
Seminar ini menggabungkan 50 ahli bahasa Inggris dari UK, Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia, Indoensia, Filipina, Jepang, Korea dan Taiwan untuk berbagi pengetahuan, keahlian serta pengalaman-pengalaman dibidang pengajaran bahasa Inggris.
Ini adalah tahun pertama dari empat tahun proyek Primary Innovation yang sebagian besar akan berupa kerjasama dengan departemen pendidikan, para ahli, trainer, guru dan sekolah di Asia Tenggara untuk mendukung perubahan di pengajaran bahasa Inggris.
Hasil dari seminar ini telah membantu pengembangan proyek ke tingkat selanjutnya yang lebih terfokus pada tiga area: mendukung kebijakan dan perencanaan bahasa Inggris, dukungan kepada para pengajar guru dan dukungan kepada para guru.
Primary Innovations adalah salah satu proyek yang dikerjakan organisasi kami di Asia Tenggara yang memberikan kontribusi positif diperkembangan sosial dan perubahaan melalui pengajaran bahasa Inggris.
|