Text only
Read this page in English
 Print this page | E-mail this page| Add to favourites
Lukman image
Pemenang IYCE Award 2010

Inilah para pemenang International Young Creative Entrepreneurs 2010, yang akan mewakili Indonesia di kompetisi IYCE tingkat dunia, di UK, Oktober 2010.

Muhamad Lukman lahir pada 1978 di Jakarta. Ia adalah Head of Design dan pendiri Pixel People Project ,sebuah perusahaan yang membaktikan dirinya  untuk riset desain. Proyek terbarunya adalah Batik Fractal, riset yang memadukan matematika, seni tradisonal batik, dan teknologi. Hasilnya adalah jBatik, peranti lunak yang menghasilkan pola batik dari rumus matematika.

Lukman yang sudah tiga tahun menjalankan usahanya dinilai dewan juri yang terdiri atas Rachman Ibrahim, Hari Sungkari, dan Widi Nugroho sebagai finalis yang paling lengkap dalam menyeimbangkan sisi kewirausahaan dan sosial. Lukman juga dinilai mempunyai passion yang besar di bidangnya.

Salah satu yang mengesankan juri adalah upayanya memperkenalkan dunia dijital kepada para perajin batik yang umumnya ibu rumah tangga. Pola batik lazimnya diturunkan dari orang tua ke anaknya. Hanya saja, cara ini membuat pola lazimnya kurang berkembang.  Langkah Lukman adalah terobosan karena mengembangkan sekaligus melestarikan pola-pola batik. “Selain itu, kesenjangan dijital berkurang,” kata Hari Sungkari.

Secara umum, Juri IYCE Interactive menyebut munculnya kecenderungan yang menggembirakan dari peserta kompetisi, utamanya para finalis, yaitu besarnya semangat mengangkat warisan budaya lokal. Mereka juga dinilai menguasai pasar dan berani mengambil tindakan. “Potensi mereka besar semua,” kata Rachman Ibrahim, yang pernah menjadi juara IYCE Interactive 2008.

Perdana Kartawiyudha lahir di Mojokerto pada 1985.  Ia adalah pendiri Serunya Scripwriting, lembaga pertama yang mengkhususkan diri sebagai pusat pelatihan dan pengembangan penulisa naskah. Sejak berdiri pada 2007, Serunya sudah mencetak penulis-penulis baru untuk film panjang, serial televisi, dokumenter, dan sitkom.

Pengajar di tempat ini adalah para penulis skenario berpengalaman. Perdana juga pernah mendatangkan pengajar dari Prancis. Dengan cara ini, peserta pelatihan di Serunya bisa belajar banyak gaya penulisan.

Juri  IYCE Screen  yang terdiri atas Riza Primadi, Sakti Parantean, dan Nino Sujudi menyebut kemenangan Perdana ditentukan karena alumni IKJ ini meletakkan pondasi penting dalam screen industry. “Semangat edukasi lembaganya juga membuatnya lebih unggul,”kata Riza.

Sakti, juara IYCE Screen 2008, menyebut kompetisi tahun ini sangat ketat. Para finalis dinilainya memiliki keterikatan yang kuat dengan komunitas. Ia melihat hal ini sangat menggembirakan karena ketika ia membangun Hybrid beberapa tahun yang lalu ia merasa sendiri. “Saya ingin segera bekerjasama dengan mereka,” kata Sakti.

The United Kingdom’s international organisation for cultural relations and educational opportunities.
A registered charity: 209131 (England and Wales) SC037733 (Scotland)
Our privacy and copyright statements.
Our commitment to freedom of information. Double-click for pop-up dictionary.

 Positive About Disabled People