Finalis dalam urutan abjad:
Chandra Tresnadi (lahir di Bandung, 1979) adalah pemilik NITIKI (dibaca: Niti’i), Participatory-Game Batik yang berpusat di Bandung. Chandra menekuni seni batik sejak 2001 dalam berbagai aplikasi, seperti interior dan fashion, sebelum akhirnya mengubah batik menjadi game digital. Game ini juga mendapatkan menjadi pemenang dalam kategori Digital Interactive Media di Indonesia ICT Award 2010 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI 2010. NITIKI juga diniatkan sebagai pengantar atau media untuk pengetahuan soal batik Indonesia.
Dibya Pradana (lahir di Jayapura, 1975) adalah direktur Ayo Foto! agensi/bank foto pertama di Indonesia yang berbasis komunitas di Jakarta. Saat ini jumlah anggotanya sudah lebih dari 35.000 orang dan terus bertambah. Secara periodik, Ayo Foto! juga membuat workshop untuk memperkenalkan bisnis photo stock kepada komunitas-komunitas kreatif juga menghubungkan industri fotografi dengan para fotografer.
Is Yuniarto (lahir di Semarang, 1981) adalah artis komik, animator, sekaligus pemilik Wind Rider Studio, perusahaan Surabaya yang bergerak dalam penerbitan komik, pengembangan game online, produksi animasi, dan juga produk turunan dari karakter komik. Studio ini juga menelurkan komik ‘Garudayana’, yang menggabungkan karakter wayang dan ornamen batik dalam gambar. Komik ini diganjar ‘Lollipop’ Award dari majalah anak XY Kid.
Kevin Mintaraga (lahir di Jakarta, 1985) adalah komandan dari 50 pekerja ahli digital yang bernaung di bawah PT. Magnivate Group, perusahaan konsultan digital Asia Pasific yang berbasis di Jakarta. Termasuk dalam deretan kliennya adalah Frisian Flag, Danone, Kimberly-Clarke, Unilever, Kao, Castrol, Pocari Sweat and Nestlé. Kantornya juga Yayasan Peduli Danamon dalam “Nothing Wasted”, program pengolahan sampah pasar tradisional menjadi pupuk organik. Program ini menjadi runner up dalam BBC World Challenge.
Muhamad Lukman (lahir di Jakarta, 1978) adalah Head of Design sekaligus pendiri Pixel People Project perusahaan yang didedikasikan untuk riset dan desain di Bandung. Saat ini Pixel People Project sedang mengerjakan Batik Fractal, sebuah riset yang menggabungkan matematika, seni batik tradisional, dan teknologi. Hasilnya adalah jBatik, sebuah software yang mengkreasikan pola-pola batik turunan dari formula matematik.
Pitra Satvika (lahir di Jakarta, 1975) adalah manajer interactive communications sekaligus pemilik PT Strategi Optima (STRATEGO) di Jakarta. Perusahaannya menyediakan jasa konsultasi online untuk pemasaran brand, kampanye media sosial, dan pengembangan web. Sejak 2008, bersama teman-temannya Pitra meluncurkan FreSh (Freedom of Sharing) sebuah aktivitas berbagi online yang ditujukan untuk orang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan kompetensi agar muncul ide-ide segar.
R. Galuh Kesumanjati (lahir di Jakarta, 1974 ) adalah pemilik KAMAR , ruang marketing interaktif virtual dengan konsep kamar tidur di Jakarta. KAMAR bukan sekadar memajang barang dan menjualnya, tapi juga media sosial tempat ide dan kreativitas dipertukarkan. KAMAR juga mendukung kampanye sosial bersama seniman Irwan Ahmett dan Indonesia Unite.
Ryan Koesuma (lahir di Jakarta, 1985) adalah inisiator sekaligus penanggung jawab utama Deathrockstar.info sebuah majalah web musik yang memproduksi features, review, diskusi mailing list, sekaligus acara-acara offline dari Bandung Saat ini, Deathrockstar.info dikunjungi lebih dari 80.000 pengunjung unik setiap bulan.
Selina Limman (lahir di Manchester, 1982) adalah pendiri Urbanesia.com, sebuah direktori online di Jakarta yang memampang produk dan jasa, yang menjadi jembatan antara warga kota dan pemilik bisnis, termasuk yang berskala kecil. Laman ini unik karena memungkinkan interaksi antara konsumen dan pemilik usah lewat fitur reward point dan voucher. Tahun ini Selina mendapatkan Young Caring Professional Award dari Martha Tilaar.
Tuhu Nugraha Dewanto (lahir di Sorong, 1981) adalah Social Media Specialist di Virtual Consulting perusahaan konsultan pemasaran dan komunikasi berbasis online di Jakarta. Tuhu juga sukses membawa 30 orang Hong Kong untuk melakukan kegiatan sosial di Indonesia lewat kampanye on line “We Listen To You”. Brand yang dikelola Virtual Consulting termasuk Soyjoy dan Centro.
|