Menanam telepon genggam Para peneliti di Warwick University bekerjasama dengan perusahaan baran-barang teknologi tinggi PVAXX Research and Development Ltd telah berupaya mencari jalan keluarnya. Dr Kerry Kirwan, yang memimpin tim tersebut, berkata, ‘kami telah memeriksa plastik pelindungnya dan mencari cara untuk memperkecil dampaknya terhadap lingkungan.’
Mereka telah mengembangkan pelindung telepon genggam yang dapat ditanam di kompos dan beberapa minggu kemudian tumbuh menjadi tanaman berbunga. Pelindung tersebut terbuat dari polimer yang bisa hancur oleh bakteri, memiliki kualitas hasil akhir yang stabil tapi mudah hancur dalam kompos. Bibit ditanam di bawah lembaran kecil yang transparan jadi calon pembeli yang peduli lingkungan dapat melihatnya. Akan tetapi, bibit itu tidak akan berkecambah sampai ditanam.
Dr Kirwan menjelaskan, ‘Bibit itu dilepaskan dan berkecambah di pot jadi Anda tidak perlu mengambil, memisahkan dan membuang pesawat teleponnya. Membuang pesawat telepon sama dengan membuang biaya dan energi yang besar.’
Purwarupanya diisi dengan bunga matahari mini tapi suatu hari nanti kamu bias memilih bunga-bunga kesukaan kamu.
|