Text only
Read this page in English
 Print this page | E-mail this page| Add to favourites
Seni
Orange lozenge left Orange lozenge right
Orange lozenge left Orange lozenge right
Anugerah Disain IYCEY
Anugerah Film IYCEY
Anugerah Musik IYCEY
Tips dari sang juara
Finalis IYCEY Music 2006
Finalis IYCEY Music 2006
Kompetisi IYCEY
Pemenang IYCEY
International Young Creative Entrepreneur of the Year (IYCEY) Awards 2007-2008
IYCEY Music Award 2007

Suara yang timbul dari gelak tawa serta gagasan-gagasan cemerlang sungguh merupakan alunan musik yang Indah.

Dari cerita perang terhadap pambajakan hingga model bisnis terkini, kesepuluh finalis memukau juri-juri IYCEY Music Award 2007 – yang terdiri dari sesepuh Jazz Indonesia Indra Lesmana, konduktor terkenal Erwin Gutawa, hingga pemenang IYCEY musik tahun lalu, Yoris Sebastian – sampai matahari terbenam.

Mereka adalah veteran-veteran di industri musik Indonesia. Mereka telah menghasilkan rekaman-rekaman nomor wahid, menggenggam transaksi internasional, hingga mereformasi industri lokal masing-masing – dalam usia yang bahkan belum 30.

Namun ketika sampai pada tahap di mana mereka harus menceritakan kecintaan mereka pada bisnis musik, maka antusiasmenya selaksa petikan gitar karya salah seorang finalis, Aris Widodo.

Saingannya, DJ Riri, berkata: ‘Sebagai seorang wirausahawan, ini lah saatnya mulai memasuki dunia bisnis.’

Indonesia, ujar finalis lain Salvador Sianturi dari Universal Music, menjangkau 70% dari seluruh penjualan musik resmi di Asia Pasifik (termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, juga Cina, HongKong, dan Taiwan).

Dan seiring dengan inovasi dalam teknologi dan bisnis yang menawarkan solusi terhadap masalah pembajakan serta menurunnya angka penjualan CD resmi, 80% dari 5 Milyar Dolar Amerika setahun saat ini tumbuh dari indie label / industri kecil. Kesepuluh finalis berdiri di garda depan fenomena tersebut

Erwin Gutawa, yang ternyata menjadi orang Indonesia pertama yang menggelar konser di Royal Albert Hall, sangat terkesan akan semangat dan gagasan yang keluar dari para finalis dengan bakat dan pengalaman yang sangat bervariasi ini.

Begitu juga dengan Yoris. ‘Bersama dengan finalis musik dan desain tahun lalu, ditambah lagi dengan finalis IYCEY music, desain, fesyen, dan film 2007, saat ini kita punya satu formasi wirausahawan yang bisa bekerja sama. Masa depan kita cerah.’

Pada akhir pertarungan, promotor/manajer festival/ dan seorang label executive Leo Rustandi berhasil unggul diantara yang lain; diikuti oleh David Tarigan dari label independen Aksara Records dan Salvador Sianturi.

‘Leo memenuhi seluruh kriteria seorang wirausahawan. Proyeknya Jakarta Movement sangat berpeluang untuk mengembangkan musik Jakarta serta industri kreatif – di mana keduanya masih dicuekin oleh pemerintah,’ kata juri.

Indra Lesmana, sebagai seorang legenda hidup, menutupnya dengan: ‘Acara IYCEY ini sangat fenomenal dalam mengenal lebih jauh bakat-bakat hebat ini. Pada akhirnya, semua adalah pemenang!’  

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut atau telepon +62 21 515 5561.

The United Kingdom’s international organisation for cultural relations and educational opportunities.
A registered charity: 209131 (England and Wales) SC037733 (Scotland)
Our privacy and copyright statements.
Our commitment to freedom of information. Double-click for pop-up dictionary.

 Positive About Disabled People